Tips Motor Menjelang Mudik Lebaran

Ras Jakarta- Mudik, itulah tradisi yang sering dilakukan oleh orang yang ingin menikmati Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran di kampung Halaman. Kalau yang punya mobil akan mudik dengan menggunakan kendaraan tersebut, tetapi lain halnya jika hanya punya Motor. Sepeda motor masih menjadi salah satu alternatif kendaraan yang dipilih oleh sebagian pemudik untuk menuju kampung halaman, tapi motor tidak disarankan untuk perjalanan jarak jauh, meskipun banyak yang menggunakan angkutan umum untuk mudik seperti Bus dan kereta api, kalau memang anggarannya cukup naiklah pesawat, hehehehe tiket pesawat lagi mahal cuyyyy……

Kenapa pemudik masih memilih menggunakan motor? banyak alasan mereka melakukan hal tersebut, karena mereka hanya punya kendaraan motor, dipilih karena praktis dan ketika sampai ditempat tujuan ada kendaraan yang digunakan untuk keliling keliling disana.

Apapun alasannya tetap harus memperhatikan hal hal berikut ini, diantaranya adalah :

  1. Periksa secara menyeluruh kondisi motor yang akan digunakan, kalau itu motor baru adaptasilah dahulu biar terbiasa ketika jalan nanti. Kalau itu helm baru, jaket baru, sepatu baru, adaptasilah dahulu beberapa hari sebelumnya, karena belum tentu barang yang baru itu nyaman. ( ini sih berdasarkan pengalaman)
  2. Periksa surat surat kendaraan beserta dompet, uang dan kartu kartu transaksi yang akan dibawa mudik, jangan sampai ketinggalan dirumah, nanti repot kalau mau jajan.
  3. Periksa kondisi fisik pengendara, apabila ada tanda tanda kurang enak badan sebaiknya urungkan niat untuk mudik naik motor, karena semakin bertambahnya umur maka stamina fisik seseorang akan berkurang.
  4. Siapkan perlengkapan berkendara, Helm, Jaket, Sarung Tangan, Masker, Knee Protector, Elbow Protector, Jas Hujan, Tool Kit standar ( Obeng, Tang, Kunci Busi dll )
  5. Gunakan pakaian yang nyaman dan tidak merepotkan. Kalau orang orang yang terbiasa turing dengan motor mereka biasanya menggunakan baselayer atau pakaian dalam khusus.
  6. Usahakan tidak membawa barang bawaan yang terlampau banyak, jika memang ada box khusus motor itu akan lebih baik
  7. Berangkatlah ketika pagi sekalli dimana kondisi badan masih fit dan segar, tetapi banyak juga yang berangkat tengah malam dengan alas an agar tidak macet.
  8. Beristirahatlah dengan interval sekitar 15 menit sampai dengan 30 menit ketika sudah melakukan perjalanan sekitar 2 jam, ketika istirahat disarankan melakukan peregangan untuk melemaskan otot. Meskipun belum terasa lelah sebaiknya berhenti setelah perjalanan sekitar  2 Jam ( kapan sampainya ini kalau berhenti melulu…hehehehe biar lambat yang penting selamat sampai tujuan)
  9. Ketika beristirahat periksa kembali keadaan motor, seperti tekanan angin, air radiator, lampu lampu, agar tetapi dalam kondisi prima.

Email me : rudyasmandara@gmail.com

Instagram me : rudyasmandara

Artikel terkait :

Tinggalkan Balasan