Jangan Asal Pilih Busi Racing Untuk Harian

Jangan Asal Pilih Busi Racing Untuk Harian
Jangan Asal Pilih Busi Racing Untuk Harian

Jangan Asal Pilih Busi Racing Untuk Harian

Ras – Banyak komponen yang mempengaruhi kinerja motor, salah satunya adalah busi. Dahulu saya menganggap kalau part part motor yang di kasih embel ember racing, itu artinya lebih bagus, ternyata pemahaman itu keliru, seperti halnya busi racing. Ada yang mempunyai pemahaman kalau busi racing itu dapat meningkatkan performa mesin, meningkatkan pembakaran.

Pemahaman tersebut ada benarnya kalau busi racing di aplikasikan untuk motor yang digunakan untuk balapan karena Busi yang digunakan di lintasan balap telah mengalami modifikasi dan ubahan pada bagian bagian tertentu serta didesain dan dirancang khusus untuk aplikasi mesin yang berjalan pada kecepatan yang jauh lebih tinggi dan beroperasi dengan kompresi yang sangat tinggi dengan suhu, getaran, dan pembakaran yang kondisi di dalam mesin biasa.

Jangan Asal Pilih Busi Racing Untuk Harian

Tetapi beda halnya jika busi racing diaplikasikan untuk motor yang digunakan untuk pemakaian harian dan motor standar, pemakaian busi racing untuk harian adalah hal yang kurang tepat, karena tidak akan memberi efek dan manfaat apa apa.

Saya pernah menggunakan busi type racing, karena menganggap akan lebih kenceng nih motor, tetapi ternyata ketika pagi hari akan dihidupkan lebih susah, karena sifatnya busi racing itu busi dingin, terus ketika pada kecepatan rendah seperti ada gejalan brebet dan usia pemakaian busi racing untuk harian ternyata tidak bertahan lama jika dibandingkan dengan busi standar,nahhh lohhh…ko bisa begitu ya ? artinya pemakaian busi racing untuk motor memang harus sesuai dengan motornya, kalau motornya masih standar pakailah busi standar dan kalau memang ingin lebih bagus pakailah busi iridium yang sudah dirancang untuk harian.

Berikut ini adalah beberapa kemungkinan dampak buruk jika memaksa motor harian memakai busi racing :

  1. Busi racing sudah dilengkapi dengan spesifikasi resistor yang lebih. Akibatnya, jika digunakan dalam motor harian, mesin akan sulit dinyalakan karena perbedaan sistem kelistrikan.
  2. Busi racing khusus digunakan untuk kompresi tinggi. Jika digunakan dalam motor harian, efeknya akan menyebabkan gagal pembakaran dan menimbulkan kerak.
  3. Dalam putaran tinggi, mesin motor akan terasa nyaman, tapi saat digunakan dalam putaran rendah, motor justru akan terasa brebet.
  4. Kinerja mesin akan terganggu, dan berpotensi menyebabkan kerusakan mesin, posisi pembakaran yang tidak terpusat.

Busi Jadi Cepat Rusak

Pada dasarnya busi diciptakan dengan kemampuan membersihkan diri atau self-cleaner. Nah, busi racing dan busi standar memiliki angka self-cleaner (SC) yang berbeda, dengan acuan, busi racing hanya bekerja pada range temperatur tinggi, sementara busi standar sudah bisa bekerja sejak temperatur rendah. Itulah kenapa busi standar lebih mudah hidup jika pada pagi hari ketika mesin masih dingin.

Jika dipaksakan tetap bermain di putaran rendah, tentu self-cleaner dari busi racing ini tidak akan jalan, hingga akhirnya busi jadi berkerak, tenaga drop dan busi-nya mati.

Baca juga Ada Yang Baru Dari Motor Yamaha Lexi

Jadi jangan asal pilih busi dengan embel embel racing, pilihlah busi yang sesuai dengan pemakaian, mudah mudahan bermanfaat.

Jika ingin mendapatkan notifikasi artikel baru, silahkan masukkan email kalian dibawah ini.

Email me : rudyasmandara@gmail.com
Instagram me : rudyasmandara
Twitter me : @rudyasmandara

One thought on “Jangan Asal Pilih Busi Racing Untuk Harian”

Tinggalkan Balasan