Sensasi Gredek Vario Series Apa Solusinya ?

Sensasi-Gredek-Vario-Series-Apa-Solusinya

Ras – Sudah sejak lama banyak pengguna motor Honda Vario series yang mengeluhkan kalau motornya mengalami sensasi gredek pada bagian CVT kalau melintasi polisi tidur ketika berboncengan atapun pada saat berjalan pelan dengan RPM rendah. Ada sebagian orang menganggap ini hal yang tidak perlu dikhawatirkan, tetapi ada juga yang menganggap ini masalah serius.

Bagi saya pengguna motor Honda Vario memang mengalami juga hal seperti ini, Vario Techno 110 keluaran tahun 2010 yang saya miliki mengalami hal yang sama, sudah mencoba mengganti per kanvas ganda, sudah mengganti roller dengan ukuran yang berbeda beda, pokoknya beberapa tips yang pernah saya baca dari hasil browsing juga saya coba terapkan. Memang awalnya sensasi gredek itu hilang, namun setelah berjalan beberapa bulan, sensasi gredek itu muncul kembali.

Hal yang sama juga saya alami di Vario 150 keyless keluaran tahun 2018, untuk motor yang satu ini masih standar pabrik dan saya tidak mengubah apapun, karena sudah cukup melakukan uji coba pada pada motor vario techo 110 sebelumnya.

Beberapa Tips

Ada beberapa tips yang pernah saya baca, yaitu dengan mengganti kanvas ganda dengan kepunyaan motor Yamaha NMAX untuk Vario 150, katanya sama persis dan tidak perlu melakukan perubahan apapun, tinggal langsung pasang, ada beberapa orang yang mengatakan kalau gredeknya hilang. Ada juga yang melubangi pada bagian mangkok kopling agar gram gram kotoran pada bagian tersebut lebih cepat keluar dan bisa menghilangkan sensasi gredek.

 Mangkok-Kopling-Bolong-Bolong Sensasi Gredek Vario Series Apa Solusinya ?
Foto credit gridoto.com

Segala macam tips tersebut diatas memang menurut saya sesuatu yang jika mengarah kearah yang lebih baik untuk kenyamanan berkendara memang tidak ada salahnya. Namun ketika mengintip artikelnya warungasep.net ada ulasan yang menarik mengenai fenomena gredek CVT ketika warungasep.net berkunjung pabrik AHM di Plant 3 Cikarang dan berdiskusi dengan pak Endro Sutarno yang menjabat Technical Service Division Astra Honda Motor (AHM).

Di bawah Ini adalah hasil diskusi dari tulisan yang dikutip dari www.warungasep.net

Nah, langsung saja masalah ini ditanyakan langsung oleh warungasep.net ke pak Endro Sutarno, “Pada saat stasionery, bagian kanvas CVT akan mengembang pelan, dia memutar ini (mangkok kopling), namun karena ada beban (roda, pengendara) akan terasa berat, sehingga waktu RPM rendah sekitar 2700 RPM, mangkok kopling yang masih dalam kondisi diam tapi kanvas ganda memaksa berputar, sehingga menimbulkan selip, ini yang bikin geredeg-geredeg” ungkap pak Endro.

Saya pun tanya, apakah penyebab terjadi hal tersebut? Pak Endro menjawab. “Salah satu penyebabnnya adalah kotor, tapi juga ada faktor lain seperti karakter berkendara, bisanya orang yang selow atau linear banyak yang mengalami hal ini, tapi jika gaya berkendaranya agresif tentu tidak pernah merasakan hal seperti itu” jawabnya.

 Vario-110-Sensasi-Gredek-Vario-Series-Apa-Solusinya Sensasi Gredek Vario Series Apa Solusinya ?

Bagaimana dengan solusinya? Pak Endro pun menjawab. “Sebenarnya solusinya banyak sih, tapi selama CVTnya kotor pasti akan seperti itu…” ujarnya… Sayangnya pak Endro tidak menyebutkan apa saja solusinya terhadap masalah ini.

Yang menarik adalah banyak dari kalangan Netizen yang memberikan solusi jika masalah ini bisa diatas dengan cara melubangi mangkok kopling, banyak juga testimoni dari mereka yang sukses mengatasi hal ini. Bagaimana tanggapan pak Endro?

Oke, ketika dilubangi debunya memang keluar, cuma ini (mangkok kopling) sudah didesain untuk posisi mutarnya itu balance atau seimbang, tapi ketika dibor sana sini, nantinya menjadi kurang balance sehingga goyang, ya seperti pada velg aja, makanya ada balancer yang terpasang disana” ungkapnya.

Kesimpulannya saya setelah membaca diskusi diatas adalah :

  1. Solusi untuk mengatasi gredek masih dalam proses, karena saya masih mengalami di Honda Vario 150 Keyless, mudah mudahan motor generasi yang akan datang segera teratasi.
  2. Kalau mangkok kopling dilubangi tidak menjamin sensasi gredek akan hilang.
  3. Harus secara berkala membersihkan pada bagian CVT agar sensasi gredek berkurang.
  4. Kalau gaya berkendara yang slow dengan cara memutar gas perlahan memang akan merasakan sensasi gredek, tetapi kalau gaya berkendara yang rensponsif dan agresif kemungkinan besar tidak akan merasakan sensasi gredek. Tapi masa iya sih kalau kita berboncengan, terus setelah melewati polisi tidur harus agresif juga membuka gasnya ? kan engga nyaman buat yang dibonceng.

Sumber www.warungasep.net

Silahkan komentar mengenai pendapatnya, mudah mudahan bermanfaat dan jika ingin mendapatkan notifikasi artikel baru, silahkan masukkan email kalian dibawah ini.

Email me : rudyasmandara@gmail.com
Instagram me : rudyasmandara
Twitter me : @rudyasmandara
Youtube : rudy asmandara

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan